Sikap Ketidak Tergesaan Rasulullah
Sikap Ketidak Tergesaan Rosululloh al-Anatu (kehati-hatian) yakni simbol kesabaran, ia merupakan sifat orisinil orang-orang yang cendekia dan cerdik. Berbeda dengan tergesa-gesa (al-‘ajalah) yang merupakan sifat dasar orang tolol dan gegabah. Sifat tergesa-gesa menawarkan bahwa pemiliknya tidak mempunyai iradah yang berpengaruh yang bisa mengekang nafsunya di hadapan dorongan-dorongan ketergesa-gesaan yang ada dalam jiwanya hal ini berbeda dengan perilaku lambat dan pelan, keduanya merupakan sifat dasar orang yang malas dan suka mengaggap remeh setiap perkara. Kedua perilaku ini menawarkan bawa pemiliknya tidak mempunyai kemampuan untuk mendorong dan memompa semangat dan cita-citanya dalam mengerjakan sesuatu perbuatan untuk mewujudkan sesuatu yang menjadi harapanya. Hal ini juga menawarkan bahwa orang tersebut tidak memilik keinginan tinggi yang mengangkatnya kepada kesempurnaan. Dia senantiasa ridho dengan sesuatu yang rendah, alasannya lebih mementingk...