Apakah Nabi Diturunkan Hanya Khusus Untuk Orang Arab (Tanya Jawab Syubhat)

1.Mereka menyampaikan bahwa Nabi diturunkan hanya khusus untuk orang Arab, bukan untuk semua manusia. Oleh alasannya ialah itu tidak wajib mengikuti syariatnya.
Jawab: Orang-orang yang melontarkan syubhat tersebut berdalil pula dengan ayat al-Qur’an. Diantara dalil yang di pakai ialah firman Alloh
“Kami tidak mengutus seorang rosul pun, melainkan dengan bahasa kaumnya, supaya ia sanggup memberi klarifikasi dengan terang kepada mereka.” (QS. Ibrohim [14]: 4)
“Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa al-Qur’an dengan berbahasa Arab, supaya kalian memahaminya.” (QS.Yusuf [12]: 2)
Memang tidak ada kesalahan dalam ayat tersebut. Namun menyitir keumuman ayat dan mengesampingkan ayat yang lain ialah sebuah kekeliruan. Merupakan ciri pemahaman yang sesat ialah mengambil dalil secara serampangan. Bagaimana mungkin nabi saw hanya untuk orang arab padahal disana terdapat firman Alloh yang menjelaskan bahwa Rosululloh ialah rosul untuk insan sekalian:
“Katakanlah: "Hai insan bekerjsama saya ialah utusan Alloh kepadamu semua, yaitu Allah yang memiliki kerajaan langit dan bumi…” (QS. al-A’rof [7]: 158)
Bahkan dalam ayat yang lain Alloh berfirman yang menjelaskan bahwa rosululloh diutus sebagai pembawa rahmat untuk alam seluruhnya.
“Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.” (QS. al-Anbiya’ [21]: 107)
Di dalam hadits, Rosululloh menjelaskan bahwa dirinya di utus bukan sekedar untuk umat Islam namun untuk semua umat:
(( وَالَّذِيْ نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ، لاَ يَسُمَعُ بِىْ أَحَدٌ مِنْ هَذِهِ الأُمَةِ، لاَ يَهُوْدِى, وَلَا نَصُرَانِيْ، ثُمَّ يَمُوْتُ وَلَمْ يُؤْمِنُ بِالَّذِى أُرسِلْتُ بِهِ، إلَّا كَانَ مِنُ أَصْحَابِ النَّارِ ))
“Demi dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya.Tidaklah seorangpun dari umat ini mendengarku, baik Yahudi ataupun Nasroni lalu meninggal dan tidak beriman dengan apa yang saya di utus dengannya(islam), kecuali ia termasuk penghuni neraka.” (HR. Muslim)
Sebenarnya kalau kita tinjau lebih dalam. Taurot diturunkan dengan bahasa al-‘Ibriyyah dan Alkitab diturunkan dengan bahasa al-Aromiyyah, namun telah masuk ke dalam agama Yahudi dan Nasroni orang-orang di luar bahasa dua kitab tersebut. Maka sangatlah tidak sempurna jika beropini saat al-Qur’an diturunkan dengan bahasa Arab maka kitab tersebut hanya khusus untuk orang Arab.
Adapun nabi di turunkan dengan bahasa kaumnya hal itu sangat masuk nalar sekali. Yang demikian itu untuk memudahkan penyampaian risalah pada kaumnya lalu untuk saling berkomunikasi. Bagaimana ia akan berdakwah kalau tidak memahami bahasa kaumnya? Oleh alasannya ialah itu merupakan satu hal yang penting bagi umatnya ialah menerjemahkan kitab tersebut dalam banyak sekali bahasa sehingga gampang untuk di dakwahkan.
Sebagai penegasan bahwa nabi diutus bukan hanya untuk bangsa Arab ialah ayat berikut ini:
“Katakanlah: “Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kalian, bahwa tidaklah kita menyembah kecuali Alloh dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatu pun dan tidak (pula) sebagian kita mengakibatkan sebagian yang lain sebagai Tuhan selain Alloh. Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: "Saksikanlah, bahwa kami ialah orang-orang yang berserah diri (kepada Alloh)".” (QS. Ali ‘Imron [3]: 64)
Kita justru balik bertanya kepada para penyebar syubhat ini dari kalangan Nasroni. Silahkah anda perdalam kembali pembelajaran perihal kitab suci injil yang benar. Bukankah Isa hanya diutus untuk Bani Isroil? Lantas kenapa misionaris kristen gencar sekali melaksanakan kristenisasi kepada umat Islam? Bukankah ini bertentangan dengan kitab suci injil?
Komentar
Posting Komentar